Posted by: buchip on: February 13, 2007
Mempersiapkan perlengkapan untuk bayi yang akan lahir itu very excited! Apalagi bagi mereka yang sedang menanti kelahiran anak pertama. Saya sendiri dari awal kehamilan sudah sibuk-sibuk mensurvey perlengkapan bayi apa saja yang harus dibeli. Rasanya nggak sabar menunggu saat berbelanja perlengkapan bayi tiba. Di Indonesia berlaku mitos bahwa membeli perlengkapan bayi saat usia kehamilan masih muda adalah pamali, sebaiknya perlengkapan si jabang bayi baru dibeli setelah usia kehamilan 7 bulan. Saya kurang paham apa alasan yang mendasari mitos tersebut. Ada yang bilang kalau dibeli saat usia kehamilan masih muda bisa terjadi apa-apa dengan si bayi. Tetapi ada seorang teman saya yang berbelanja perlangkapan bayi dari usia kandungan 4 bula, alhamdulillah tidak terjadi apa-apa dengan bayinya. Saya sendiri tidak terlalu memusingkan mitos-mitos seperti itu, kalaupun saya baru berbelanja setelah usia kandungan 7 bulan lebih dikarenakan pada saat tersebut uang untuk membeli perlengkapan bayi baru terkumpul. Hehehe…Jadi kesimpulannya waktu yang tepat untuk berbelanja perlengkapan bayi tergantung kesiapan anda saja. Kalau mau mengikuti mitos yang berlaku pun sah-sah saja.
Sebagai calon orang tua baru yang pastinya belum berpengalaman sama sekali, saya sempat kebingungan harus menyiapkan apa saja. Apalagi kalau ketika pergi ke toko peralatan bayi kita akan disodori daftar panjang perlengkapan bayi oleh penjaga toko. “Aaaahhh…. Banyak banget??!!”. “Cukup gak ya uangnya?” Hehehe… Namanya juga jualan, pastinya embak-embak penjaja perlengkapan bayi akan meyakinkan kita bahwa semua barang itu penting. Oh tidak!. Lucky me, akhirnya saya dibantu oleh teman-teman yang sudah punya anak. Dengan baik hati mereka membuatkan saya daftar keperluan barang yang memang diperlukan pada bulan-bulan awal kelahiran. Karena ternyata perlengkapan bayi itu terbagi dalam beberapa kategori, yaitu : yang wajib dimiliki, yang tidak wajib dimiliki, yang bisa dibeli nanti dan yang bisa dipinjam dari teman atau saudara. Setelah mendapat daftar panjang dari teman-teman baru deh saya menyortir lagi daftar tersebut dengan mengelompokkan barang mana saja yang bisa dipinjam dan akan dibeli. Ternyata membuat daftar perlengkapan bayi sebelum belanja, sangat membantu.
Yang juga membingungkan adalah memilih tempat belanja perlengkapan bayi. Sebab di Jakarta ini ada baaaaanyak sekali pilihan took yang mejual khusus perlengkapan bayi dari gerai yang ada di mall-mall (tentunya harga lebih tinggi) hingga toko-toko kelas ITC yang harganya bersaing. Akhirnya saya putuskan berbelanja di toko langganan teman yang berlokasi di ITC yang tidak terlalu jauh dari rumah. Berhubung toko tersebut lengkap, maka saya putuskan membelanjakan semua yang ada didaftar pada toko tersebut. Dengan begitu saya mendapat banyak keuntungan, pertama karena kita membeli banyak kita jadi bisa menawar dengan haraga miring pada si penjual. Kedua hemat waktu dan yang terakhir saya jadi tidak tergoda melihat-lihat di toko lain karena budget untuk belanja keperluan bayi sudah saya habiskan disatu toko
.
Tips Mempersiapkan Perlengkapan Bayi ala New Mom on the Blog:
January 17, 2009 at 6:07 am
bagus ada saling tukar info pengalaman untuk ibu-ibu muda