new mom on the blog

Moms…

Sekarang ini anak-anak, terutama anak-anak saya lebih familiar dengan lagu berbahasa Inggris. Ini karena tontonannya Barney, Playhouse Disney… ditambah lagi di sekolah juga lebih sering menyanyikan lagu anak-anak asing. Nah, berhubung saya punya keyakinan bahwa anak-anak saya harus menguasai budaya & bahasa Ibu sebelum menguasai budaya & bahasa asing so saya dan suami pun dengan semangat 45 selalu mengajak anak-anak bernyanyi lagu anak Indonesia.

 

Nah buat para moms yang ingin mengajak anak bernyanyi lagu-lagu yang dulu kita nyanyikan tapi agak-agak lupa,  ini nih beberapa contekan liriknya. Selamat Bernyanyi!!

 

**Aku Seorang Kapiten**

Aku seorang Kapiten

mempunyai pedang panjang

Kalau berjalan prok-prok-prok

Aku seorang Kapiten

 

**Awan**

Kulihat awan

Seputih kapas

Arak berarak dilangit luas

Andai kudapat

Kesana terbang

Akan kuraih kubawa pulang

 

**Anjing Kecil**

Aku punya anjing kecil

Kuberi nama Helly

Dia senang bermain-main

Sambil berlari-lari
Helly! Guk! Guk! Guk!

Kemari! Guk! Guk! Guk!

Ayo lari-lari…

Helly! Guk! Guk! Guk!

Kemari! Guk! Guk! Guk!

Ayo lari-lari

 

**Balonku**

Balonku ada lima

Rupa-rupa warnanya

Hijau, kuning, kelabu

Merah muda dan biru

Meletus balon hijau DOR!

Hatiku sangat kacau

Balonku tinggal empat

Kupegang erat-erat

 

**Bangun Tidur**

Bangun tidur kuterus mandi

Tidak lupa menggosok gigi

Habis Mandi kutolong ibu

Membersihkan tempat tidurku

 

**Bintang Kecil**

Bintang kecil, di langit yang tinggi

Amat banyak, menghias angkasa

Aku ingin, terbang dan menari

jauh tinggi ke tempat kau berada

 

**Bintang Kejora**

Kupandang langit penuh bintang bertaburan

Berkelap kelip seumpama bintang berlian

Tampak sebuah lebih terang cahayanya

Itulah bintangku Bintang Kejora yang indah s’lalu

 

**Bunda Piara**

Bila kuingat lelah Ayah bunda

Bunda piara piara akan daku

sehingga aku besarlah

Waktuku kecil hidupku 

amatlah senang

senang dipangku dipangku dipeluknya

serta dicium dicium dimanjakan

namanya kesayangan

 

**Burung Kakaktua**

Burung kakaktua

hinggap di jendela

Nenek sudah tua

giginya tinggal dua

Trek-jing … trek-jing …

Trek-jing tra-la-la

Trek-jing … trek-jing …

Trek-jing tra-la-la

Trek-jing … trek-jing …

Trek-jing tra-la-la

Burung kakaktua 

 

**Burung Kutilang**

dipucuk pohon cempaka
burung kutilang berbunyi

bersiul, siul sepanjang hari

dengan tak jemu jemu

mengangguk angguk sambil berseru

trilili lili lilili
 

sambil berlompat lompatan

paruhnya slalu terbuka

digeleng gelengkan kepalanya

menentang langit biru

tandanya iasuka berseru

trilili lili lilili

 

**Cicak-cicak di Dinding**

cicak-cicak di dinding

diam diam merayap

datang seekor nyamuk

hap … lalu ditangkap

 

**Dua Mata Saya**

dua mata saya
hidung saya satu

dua kaki saya pakai sepatu baru 

 

dua telinga saya 

yang kiri dan kanan 

satu mulut saya

tidak berhenti makan

 

**Gelang Sipaku Gelang**

gelang sipaku gelang

gelang si rama rama

mari pulang

marilah pulang

marilah pulang

bersama-sama

mari pulang

marilah pulang

marilah pulang

bersama-sama

 

Sayonara sayonara

Sampai berjumpa pulang

Sayonara sayonara 

Sampai berjumpa pulang

Buat apa susah 

Buat apa susah
Susah itu tak ada gunanya

 

**Kapal Api**

Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut,

s’makin lama s’makin jelas bentuk rupanya
Itulah kapal api yang sedang berlayar,

asapnya yang putih mengepul di udara

 

**Kasih Ibu**

Kasih ibu,
kepada beta

tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi,
tak harap kembali,

Bagai sang surya, menyinari dunia.

 

**Kebunku**

Lihat kebunku

penuh dengan bunga

ada yang putih,
dan ada yang merah

setiap hari
ku siram semua

mawar melati,
semuanya indah!

 

**Keranjang Sampah**

Jika kumakan pisang

tidak dengan kulitnya

Kulit kulempar k’ranjang

Keranjang sampah namanya

Keranjang sampah namanya

 

**Kring Kring…**

Kring-kring-kring ada sepeda

Sepedaku roda tiga

Kudapat dari ayah

karena rajin belajar

 

Tok-tok-tok ada sepatu

Sepatuku kulit lembu
Kudapat dari ibu

karena rajin membantu

**Kupu-Kupu**

Kupu-kupu yang lucu

kemana engkau terbang

hilir mudik mencari

bunga-bunga yang kembang

berayun ayun

pada tangkai yang lemah

tidakkah sayapmu

merasa lelah

 

**Kunang-Kunang**

Kunang-kunang, hendak ke mana

Kelap-kelip indah sekali

Gemerlap, bersinar

seperti bintang di malam hari
Kunang-kunang, terbang ke sini

Ke tempatku singgah dahulu

Kemari, kemari

Hinggaplah di telapak tanganku

 

**Layang-layang**

Kuambil buluh sebatang

Kupotong sama panjang
Kuraut dan kutimbang dengan benang

Kujadikan layang-layang

 

Bermain berlari

Bermain layang-layang

Berlari kubawa ke tanah lapang

Hatiku riang dan senang

 

**Naik Delman**

Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kota

naik delman istimewa ku duduk di muka
Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja

mengendarai kuda supaya baik jalannya

Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk

Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak suara s’patu kuda

 

**Naik Gunung**

Naik – naik, ke puncak gunung
tinggi – tinggi sekali

Naik – naik, ke puncak gunung

tinggi – tinggi sekali

Kiri – kanan kulihat saja

banyak pohon cemara

Kiri – kanan kulihat saja

banyak pohon cemara

**Naik Becak**

saya mau tamasya

berkeliling keliling kota

hendak melihat-lihat keramaian yang ada

saya panggilkan becak

kereta tak berkuda

becak, becak, coba bawa saya

 

saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki

melihat dengan asyik

ke kanan dan ke kiri

lihat becakku lari

bagaikan tak berhenti

becak, becak, jalan hati-hati

 

**Naik Kereta Api**

Naik kereta api … tut … tut … tut

Siapa hendak turut

Ke Bandung … Surabaya

Bolehlah naik dengan percuma

Ayo temanku lekas naik

Keretaku tak berhenti lama

**Nina Bobo**

Nina bobo oh nina bobo

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

Bobolah bobo adikku sayang, 

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

 

**Pelangi**

Pelangi pelangi

alangkah indahmu

Merah, kuning, hijau

di langit yang biru

Pelukismu Agung, siapa gerangan

Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan!

 

**Pergi Belajar**

Oh Ibu dan Ayah

Selamat Pagi

kupergi sekolah sampai kan nanti

 

selamat belajar nak penuh semangat

rajinlah selalu tentu kau dapat

hormati gurumu sayangi teman

itulah tandanya kau murid budiman

 

**Satu satu aku sayang Ibu**

Satu satu, aku sayang ibu!

Dua dua, juga sayang ayah!

Tiga tiga.. sayang adik kakak!

Satu-dua-tiga, sayang semuanya!

 

**Selamat Ulang Tahun**

Selamat ulang tahun,
kami ucapkan.
 Selamat panjang umur

Kita ‘kan doakan.

Selamat sejahtera,

sehat sentosa

 

Selamat panjang umur
dan bahagia

 

**Si Kancil Nakal**

Si Kancil anak nakal

Suka mencuri timun

Ayo lekas ditangkap

Jangan diberi ampun

 

**Soleram**

Soleram soleram

Soleram anak yang manis

Anak manis janganlah dicium sayang

Kalau dicium merahlah pipinya

 

**Taman Kanak-Kanak**

Taman yang paling indah

hanya taman kami

Taman yang paling indah

hanya taman kami

Tempat bermain
berteman banyak

itulah taman kami

taman kanak-kanak

 

**Topi Saya Bundar**

Topi saya bundar.

Bundar topi saya.

Kalau tidak bundar,

bukan topi saya!

 

**Tukang Kayu**

Katakan padaku hei tukang kayu

bagaimana caranya

memotong kayu

Lihat, lihat, lihat anakku

beginilah caranya

memotong kayu

 

sumber : 

http://id.wikibooks.org/wiki/Lirik_Lagu-lagu_Anak_Indonesia

 

Hi Moms!

Membaca komen teman saya Farinia, pada tulisan “Lagu Untuk Si Kecil”. Saya jadi ingat pengalaman saya dan suami yang sering kelabakan kalau ditodong Luna untuk menyanyikan lagu anak-anak asing. 

Berhubung Luna adalah fans berat Barney (bayangkan waktu dia berumur 2 tahun, 1 film Barney bisa diputar 3 kali nonstop!!), jadi Luna banyak sekali mengenal lagu anak-anak berbahasa Inggris. Ditambah lagi kemudian dia bersekolah di sekolah yang berbahas Inggris, so lagu-lagu yang di ajarkan ya lagu asing pastinya. Seringkali saya mendapat Luna yang semangat 45 menyanyikan lagu-lagu asing tadi dengan lirik yang ngaco. Akhirnya saya browsing dong di internet, ngumpulin lirik-lirik lagu anak asing atau yang dalam bahasa bule disebut dengan Nursery Rhymes.  Nah ini dia hasil perburuan saya… Semoga bisa menambah perbendaharaan lagu para Moms! Okay Mom, Happy Singing!

 

**Twinkle, Twinkle Little Star**

Twinkle, twinkle, little star,

How I wonder what you are.

Up above the world so high,

Like a diamond in the sky.

Twinkle, twinkle, little star,

How I wonder what you are!

 

**Baa Baa Black Sheep**

Baa, baa, black sheep,

Have you any wool?

Yes sir, yes sir,

Three bags full.

 

One for my master,

One for my dame,

And one for the little boy

Who lives down the lane.

 

**Alphabet Song**

A – B – C – D – E – F – G

H – I – J – K – L – M – N – O – P

Q – R – S – T – U and V,

W – X – Y and Z

Now I know my A – B – C’s

Next time won’t you sing with me?

 

**Head, Shoulders, Knees and Toes**

Head, Shoulders, Knees and Toes,

Knees and Toes

Head, Shoulders, Knees and Toes,

Knees and Toes

 

And Eyes and Ears and Mouth and Nose

Head, Shoulders, Knees and Toes

 

**Eensy Weensy Spider  (Itsy Bitsy Spider)**

Eensy weensy spider

Went up the water spout

Down came the rain

And washed the spider out

Out came the sun and dried up all the rain

Now the eensy weensy spider

Went up the spout again.

 

**Rock-A-Bye, Baby**

Rock-a-bye, baby,

In the treetop,

When the wind blows

The cradle will rock;

 

When the bough breaks

The cradle will fall,

And down will come baby,

Cradle and all.

 

**Hickory, Dickory, Dock!**

Hickory, dickory, dock!

The mouse ran up the clock;

The clock struck one,

The mouse ran down,

Hickory, dickory, dock!

 

**I Love You, You Love Me** (from the Barney)

I love you

You love me

We’re a happy family

With a great big hug

And a kiss from me to you

Won’t you say you love me too?

 

I love you

You love me

We’re best friends

Like friends should be

With a great big hug

And a kiss from me to you

Won’t you say you love me too?

 

**Ten Little Indians**

One little

Two little

Three little indians

 

Four little

Five little 

Six little indians

 

Seven little 

Eight little

Nine little indians

Ten little indian boys

 

**Row, Row, Row Your Boat**

Row, row, row your boat

Gently down the stream.

Merrily, merrily, merrily, merrily,

Life is but a dream.

 

**You Are My Sunshine**

You are my sunshine

My only sunshine

You make me happy

When skies are grey

You’ll never know dear

How much I love you

Please don’t take my sunshine away.

 

**Old MacDonald**

Old MacDonald had a farm,

Ee i ee i oh!

And on his farm he had some chicks,

Ee i ee i oh!

With a cluck-cluck here,

And a cluck-cluck there

Here a cluck, there a cluck,

Everywhere a cluck-cluck

Old MacDonald had a farm

Ee i ee i oh!

 

Old MacDonald had a farm,

Ee i ee i oh!

And on his farm he had some cows,

Ee i ee i oh!

With a moo-moo here,

And a moo-moo there

Here a moo, there a moo,

Everywhere a moo-moo

Old MacDonald had a farm,

Ee i ee i oh!

 

Old MacDonald had a farm,

Ee i ee i oh!

And on his farm he had some pigs,

Ee i ee i oh!

With an oink-oink here,

And an oink-oink there

Here an oink, there an oink,

Everywhere an oink-oink

Old MacDonald had a farm

Ee i ee i oh!

 

**Rain, Rain, Go Away**

Rain, rain, go away,

Come again another day,

Rain, rain, go to spain.

Never show your face again.

 

**London Bridge**

London Bridge is falling down,

Falling down, falling down.

London Bridge is falling down,

My fair lady!

 

Build it up with iron bars,

Iron bars, iron bars.

Build it up with iron bars,

My fair lady!

 

Iron bars will bend and break,

Bend and break, bend and break.

Iron bars will bend and break,

My fair lady!

 

Build it up with needles and pins,

Needles and pins, needles and pins.

Build it up with needles and pins,

My fair lady!

 

Pins and needles rust and bend,

Rust and bend, rust and bend.

Pins and needles rust and bend,

My fair lady!

 

**Mary Had a Little Lamb**

Mary had a little lamb,

Little lamb, little lamb;

Mary had a little lamb

Its fleece was white as snow.

 

Now, everywhere that Mary went,

Mary went, Mary went;

Now everywhere that Mary went,

The lamb was sure to go.

 

It followed her to school one day,

School one day, school one day;

It followed her to school one day,

Which was against the rule.

 

It made the children laugh and shout,

Laugh and shout, laugh and shout;

It made the children laugh and shout,

To see a lamb at school.

 

**Mister Sun**

Oh Mister Sun, Sun,

Mister Golden Sun,

Please shine down on me

 

Oh Mister Sun, Sun,

Mister Golden Sun,

Hiding behind a tree…

 

These little children

Are asking you

To please come out
So we can play with you

 

Oh Mister Sun, Sun,

Mister Golden Sun,

Please shine down on me!

 

**If You’re Happy and You Know It**

If you’re happy and you know it, clap your hands (clap clap)

If you’re happy and you know it, clap your hands (clap clap)

If you’re happy and you know it, then your face will surely show it

If you’re happy and you know it, clap your hands. (clap clap)

 

If you’re happy and you know it, stomp your feet (stomp stomp)

If you’re happy and you know it, stomp your feet (stomp stomp)

If you’re happy and you know it, then your face will surely show it

If you’re happy and you know it, stomp your feet. (stomp stomp)

 

If you’re happy and you know it, shout “Hurray!” (hoo-ray!)

If you’re happy and you know it, shout “Hurray!” (hoo-ray!)

If you’re happy and you know it, then your face will surely show it

If you’re happy and you know it, shout “Hurray!” (hoo-ray!)

 

If you’re happy and you know it, do all three (clap-clap, stomp-stomp, hoo-ray!)

If you’re happy and you know it, do all three (clap-clap, stomp-stomp, hoo-ray!)

If you’re happy and you know it, then your face will surely show it

If you’re happy and you know it, do all three. (clap-clap, stomp-stomp, hoo-ray!)

 

**If All the Raindrops**

If all the raindrops were lemondrops and gumdrops

Oh, what a rain that would be!

Standing outside, with my mouth open wide

Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah

If all the raindrops were lemondrops and gumdrops

Oh, what a rain that would be!

 

If all the snowflakes were candy bars and milkshakes

Oh, what a snow that would be!

Standing outside, with my mouth open wide

Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah

If all the snowflakes, were candy bars and milkshakes

Oh, what a snow that would be!

 

If all the sunbeams were bubble-gum and ice cream

Oh, what a sun that would be!

Standing outside, with my mouth open wide

Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah

If all the sunbeams were bubble-gum and ice cream

Oh, what a sun that would be!

 

**Bingo**

There was a farmer had a dog,

And Bingo was his name-o.

B-I-N-G-O!

B-I-N-G-O!

B-I-N-G-O!

And Bingo was his name-o!

 

There was a farmer had a dog,

And Bingo was his name-o.

(Clap)-I-N-G-O!

(Clap)-I-N-G-O!

(Clap)-I-N-G-O!

And Bingo was his name-o!

 

There was a farmer had a dog,

And Bingo was his name-o.

(Clap, clap)-N-G-O!

(Clap, clap)-N-G-O!

(Clap, clap)-N-G-O!

And Bingo was his name-o!

 

There was a farmer had a dog,

And Bingo was his name-o.

(Clap, clap, clap)-G-O!

(Clap, clap, clap)-G-O!

(Clap, clap, clap)-G-O!

And Bingo was his name-o!

 

There was a farmer had a dog,

And Bingo was his name-o.

(Clap, clap, clap, clap)-O!

(Clap, clap, clap, clap)-O!

(Clap, clap, clap, clap)-O!

And Bingo was his name-o!

 

There was a farmer had a dog,

And Bingo was his name-o.
(Clap, clap, clap, clap, clap)

(Clap, clap, clap, clap, clap)

(Clap, clap, clap, clap, clap)

And Bingo was his name-o!

 

**The Animal Fair**

I went to the animal fair,

The birds and the beasts were there,

The big baboon by the light of the moon

Was combing his auburn hair,

The monkey bumped the skunk,

And sat on the elephant’s trunk;

The elephant sneezed and fell to his knees,

And that was the end of the monk,

The monk, the monk, the monk,

The monk, the monk, the monk.

 

**The Bus Song (Wheels on the Bus)**

The wheels on the bus go round and round

Round and round, round and round

The wheels on the bus go round and round

All through the town.

 

The wipers on the bus go “Swish, swish, swish,

Swish, swish, swish, swish, swish, swish”

The wipers on the bus go “Swish, swish, swish”

All through the town.

 

The door on the bus goes open and shut

Open and shut, open and shut

The door on the bus goes open and shut

All through the town.

 

The horn on the bus goes “Beep, beep, beep

Beep, beep, beep, beep, beep, beep”

The horn on the bus goes “Beep, beep, beep” 

All through the town.

 

**Five Little Chickadees**

Five little chickadees knocking at the door

One flew away and then there were four.

Chickadee, chickadee, happy today.

Chickadee, chickadee, fly away.

 

Four little chickadees singing in a tree

One flew away and then there were three.

Chickadee, chickadee, happy today.

Chickadee, chickadee, fly away.

 

Three little chickadees looking at you

One flew away and then there were two.

Chickadee, chickadee, happy today.

Chickadee, chickadee, fly away.

 

Two little chickadees sitting in the sun

One flew away leaving only one.

Chickadee, chickadee, happy today.

Chickadee, chickadee, fly away.

 

One little chickadees not having any fun

She flew away and then there were none.

Chickadee, chickadee, happy today.

Chickadee, chickadee, fly away.

 

**My Bonnie Lies Over the Ocean**

My Bonnie lies over the ocean,

My Bonnie lies over the sea.

My Bonnie lies over the ocean,

Oh bring back my Bonnie to me.

Bring back, bring back,

Oh, bring back my Bonnie to me, to me!

Bring back, bring back,

Oh, bring back my Bonnie to me.

 

sumber :

http://www.kididdles.com/lyrics/

http://www.theteachersguide.com/

http://www.nurseryrhymes4u.com/

Dear Moms,

Begitu bayi kita memasuki usia 6 bulan, mereka sudah mulai bisa dikenalkan makanan padat. Para Moms pasti excited banget kan, mau ngasih makan bayinya? 

Bila memungkinkan, beri bayi kita tercinta makanan buat sendiri dari pada melulu diberikan makanan instan. Lebih sehat, fresh dan juga lebih murah lho!

Anak pertama saya Luna, alergi terhadap semua jenis makanan instant bubuk. Berbagai merk saya coba nggak ada yang bisa masuk. Baru dikasih satu sendok, muntahnya bisa mencapai 12 kali! Huhuhu … sedih banget ngeliat bayi mungil harus muntah berkali-kali. Karena keadaan inilah akhirnya saya harus membuat makanan sendiri. Untungnya anak saya yang kedua Mano, tidak alergi pada makanan instant bubuk. Tapi karena sudah terbiasa memberikan makanan fresh, jadi saya memutuskan tetap memasak sendiri makanan untuk Mano. Gimana ya… hmm… kalo menurut saya rasa makanan instant bubuk itu terlalu artificial gitu loh… Tapi itu menurut pendapat saya lho! Namun begitu saya nggak anti lho sama makanan instant, untuk keadaan darurat atau kala traveling terkadang saya membawa makanan instant yang dikemas dalam botol kaca. Untuk makanan instant jenis ini Luna tidak alergi, cuma harganya lumayan mahal hehehe… 

Untuk para Moms saya mau sharing beberapa resep makanan bayi, yang cukup simple untuk dipraktekkan. Resep-resep ini diadaptasi dari beberapa buku resep dan dari hasil googling, sudah pasti resep-resep berikut adalah yang disukai Luna dan Mano. 

Tips dari saya, percaya atau tidak dari pengalaman saya kalau saat memasak makanan bayi mood kita oke dan kita sangat enjoy. Makanan apa pun yang kita buat pasti bayi suka! Ok Moms, Happy Cooking!

 

** Resep Mulai Usia 6 bulan keatas **

 

PUREE PISANG

Makanan pertama bayi yang paling populer. 

Bahan

1 atau ½ buah pisang ambon. 

Cara Membuat

Belah pisang, buang bijinya, kerok dengan sendok. 

Haluskan pisang yg sudah dikerok dengan blender, terutama untuk bayi kecil. 

Variasi

– Sebagai variasi rasa, puree pisang dapat dicampur dengan susu formula/asi secukupnya.

– Dapat juga dicampur dengan perasan air jeruk baby/medan. 

Notes :

Pemberian pisang yang terus menerus dapat menyebabkan susah BAB. Jika BAB bayi susah, stop pemberian pisang dan ganti dengan jus papaya untuk melancarkan BAB.

 

JUS PEPAYA

Makanan kedua bayi yang paling populer. 

Bahan

100 gram papaya, potong kecil. 

Cara Membuat

Haluskan pepaya yang sudah dipotong-potong dengan blender. . 

 Variasi

– Sebagai variasi rasa, jus pepaya dapat dicampur dengan perasan air jeruk baby/medan. 

Notes :

Pemberian pepaya yang terus menerus dapat menyebabkan susah diare. Jika terjadi diare stop pemberian pepaya dan ganti dengan puree pisang untuk menyetop diare.

 

PUREE PISANG – PEPAYA

Bahan :

½ buah pisang ambon. 

50 gram pepaya

Cara Membuat :

Belah pisang, buang bijinya, kerok dengan sendok. 

Pepaya di potong kecil-kecil.

Haluskan pisang yg sudah dikerok dan papaya dengan blender. Sajikan. 

Variasi :

– Sebagai variasi rasa, puree pisang dapat dicampur dengan susu formula/asi secukupnya.

– Dapat juga dicampur dengan perasan air jeruk baby/medan.

 

BUBUR SUSU

Diadaptasi dari buku “Makanan untuk Tumbuh Kembang Bayi” oleh Tuti Soenardi.

Bahan :

2 sdm peres tepung beras

180 cc susu formula/asi

Cara Membuat :

Cairkan tepung beras dengan 50 cc susu formula/asi. 

Rebus sisa susu hingga mendidih, masukkan cairan tepung beras.

Aduk terus dengan sendok kayu hingga mengental. Angkat, biarkan agak dingin dan hidangkan. 

Variasi :

– Sebagai variasi rasa bisa ditambahkan air perasan jeruk (jeruk baby/medan) yang daimbil dari ½ atau 1 buah jeruk.

Notes :

– Jika porsi resep kebanyakan, bisa dibuat setengah resep yaitu 1 sdm tepung beras dan 90cc susu formula/asi.

 

BUBUR SUSU PISANG

Bahan :

2 sdm peres tepung beras

180 cc susu formula/asi

1 buah pisang ambon matang, buang biji dan kerok dengan sendok.

Cara Membuat :

Cairkan tepung beras dengan 50 cc susu formula/asi. 

Rebus sisa susu hingga mendidih, masukkan pisang yang sudah di kerok dan cairan tepung beras. 

Aduk terus dengan sendok kayu hingga mengental. Angkat, biarkan agak dingin dan hidangkan. 

Variasi : 

– Sebagai variasi rasa bisa ditambahkan air perasan jeruk (jeruk baby/medan)

Notes :

– Jika porsi resep kebanyakan, bisa dibuat setengah resep yaitu 1 sdm tepung beras, 90cc susu formula/asi, ½ pisang ambon.

 

PUREE APEL

Ini adalah salah satu makanan favorit anak-anak saya waktu masih bayi.

Bahan :

1 buah apel manalagi/malang

Cara Membuat :

Kupas apel dan belah enam. 

Kukus apel dalam dandang, sampai empuk. 

Setelah itu haluskan apel yang telah dikukus dengan blender. Sajikan. 

Variasi : 

– Sebagai variasi rasa bisa ditambahkan susu formula/ asi secukupnya

 

PUREE APEL & WORTEL

Bahan :

1 buah apel manalagi/malang

50 gram wortel (sebaiknya wortel import)

Cara Membuat :

Kupas apel dan belah enam. 

Kupas wortel dan belah 4.

Kukus apel dan wortel dalam dandang, sampai empuk. 

Setelah itu haluskan apel dan wortel yang telah dikukus dengan blender. Sajikan. 

Variasi : 

– Sebagai variasi rasa bisa ditambahkan air perasan jeruk (jeruk baby/medan)

Seumur hidup, saya paling alergi kalau disuruh menyanyi karena saya sadar betul kualitas suara yang pas-pasan. Pokoknya yang namanya menyanyi di depan orang lain itu hampir tidak pernah saya lakukan kecuali kepepet. Yang termasuk kategori kepepet adalah menyanyi di depan kelas waktu sekolah dulu. Kalau nyanyi-nyanyi sendiri sih terus terang sering saya lakukan, dengan catatan volume suara pelan dan sudah yakin situasi aman (tidak ada yang mendengar).

Nah, lain cerita ketika Luna telah hadir di dunia ini. Di bulan-bulan awal kelahiran Luna, seperti layaknya seorang bayi Luna sering sekali menangis. Terutama di malam hari menjelang tidur. Kadangkala saya dan ayahnya Luna tidak bisa menemukan penyebab ia menangis. Kami pun mencoba berbagai cara untuk menenangkan Luna, menggendong, mengayun-ayun dalam gendongan, mendinginkan kamar, memutarkan musik, tapiiii…. ia masih saja menangis. Sampai suatu kali tanpa sadar saya bersenandung (saking udah bingung banget). Eh.. tangis Luna kok mereda? 🙂 Akhirnya saya teruskan saja bersenandung dan bernyanyi, saya sudah tidak mikir lagi apakah tetangga mendengar kalau beberapa kali ada nada yang ‘kesleo’ alias fals dari suara saya, yang penting Luna tenang dan tertidur. Dan selanjutnya setiap malam saya dan suami selalu bernyanyi untuk Luna secara bergantian, ditambah lagi sambil bergoyang mengayun Luna yang ada dalam gendongan kami. Menyanyi jadi salah satu senjata ampuh kami untuk menidurkan Luna. Dan untuk membuat Luna tertidur terkadang tidak cukup satu dua lagu… Kami pun tidak peduli berapa lagu yang telah kami nyanyikan, pokoknya Luna tertidur. Sering juga kami kehabisan stok lagu karena sudah banyak lirik lagu anak-anak yang kami lupa :).

Sampai suatu malam setelah Luna tertidur, sambil kelelahan habis bernyanyi saya dan suami merasa geli menyadari kami berdua sekarang jadi pandai bernyanyi dan menari. Ternyata walaupun suara kita jelek, sember dan fals namun tetap dapat membuat bayi kita terbuai. Jadi bernyanyilah untuk bayi anda, karena hanya suara kedua orangtuanya yang bisa menenangkan dan membuat bayi kita nyaman. Selamat bernyanyi!

Moms, berikut ini beberapa lagu (pilihan saya)  yang cocok dilantunkan untuk membuai si kecil tidur…. Selamat Bernyanyi!

#Belaian Sayang#

[cipt: Bing Slamet]

waktu hujan turun, rintik perlahan
bintang pun menepi, awan menebar

ku timang si buyung, belaian sayang
anakku seorang tidurlah tidur

ibu menjaga, ayah mendoa
agar kau kelak jujur melangkah

jangan engkau lupa tanah pusaka
tanah air kita indonesia

#Brahms’ Lullaby#

(Johannes Brahms — Celine Dion, Miracle album)

Lullaby and good night
In the sky stars are bright
Around your head flowers gay
Set your slumbers till day

Lullaby and good night
In the sky stars are bright
Around your head flowers gay
Set your slumbers till day

Close your eyes now and rest
May these hours be blessed
Close your eyes now and rest
May these hours be blessed

Bonne nuit cher enfant
Dans tes langes blanches
Repose joyeux en rêvant des cieux
Quand le jour reviendra
Tu te réveilleras
Quand le jour reviendra
Tu te réveilleras

Lullaby and good night
In the sky stars are bright
Around your head flowers gay
Set your slumbers till day

#What A Wonderful World#

I see trees of green… red roses too
I see them bloom… for me and you
And I think to myself… what a wonderful world.

I see skies of blue… and clouds of white
Bright blessed days…. dark sacred nights
And I think to myself… what a wonderful world.

The colors of a rainbow… so pretty in the sky
Are also on the faces… of people passing by
I see friends shaking hands…..sayin’.. how do you do?
They’re really sayin’… I love you.

I hear babies cry… I watch them grow
They’ll learn much more… than I’ll never know
And I think to myself… what a wonderful world

Mempersiapkan perlengkapan untuk bayi yang akan lahir itu very excited! Apalagi bagi mereka yang sedang menanti kelahiran anak pertama. Saya sendiri dari awal kehamilan sudah sibuk-sibuk mensurvey perlengkapan bayi apa saja yang harus dibeli. Rasanya nggak sabar menunggu saat berbelanja perlengkapan bayi tiba. Di Indonesia berlaku mitos bahwa membeli perlengkapan bayi saat usia kehamilan masih muda adalah pamali, sebaiknya perlengkapan si jabang bayi baru dibeli setelah usia kehamilan 7 bulan. Saya kurang paham apa alasan yang mendasari mitos tersebut. Ada yang bilang kalau dibeli saat usia kehamilan masih muda bisa terjadi apa-apa dengan si bayi. Tetapi ada seorang teman saya yang berbelanja perlangkapan bayi dari usia kandungan 4 bula, alhamdulillah tidak terjadi apa-apa dengan bayinya. Saya sendiri tidak terlalu memusingkan mitos-mitos seperti itu, kalaupun saya baru berbelanja setelah usia kandungan 7 bulan lebih dikarenakan pada saat tersebut uang untuk membeli perlengkapan bayi baru terkumpul. Hehehe…Jadi kesimpulannya waktu yang tepat untuk berbelanja perlengkapan bayi tergantung kesiapan anda saja. Kalau mau mengikuti mitos yang berlaku pun sah-sah saja.

Sebagai calon orang tua baru yang pastinya belum berpengalaman sama sekali, saya sempat kebingungan harus menyiapkan apa saja. Apalagi kalau ketika pergi ke toko peralatan bayi kita akan disodori daftar panjang perlengkapan bayi oleh penjaga toko. “Aaaahhh…. Banyak banget??!!”. “Cukup gak ya uangnya?” Hehehe… Namanya juga jualan, pastinya embak-embak penjaja perlengkapan bayi akan meyakinkan kita bahwa semua barang itu penting. Oh tidak!. Lucky me, akhirnya saya dibantu oleh teman-teman yang sudah punya anak. Dengan baik hati mereka membuatkan saya daftar keperluan barang yang memang diperlukan pada bulan-bulan awal kelahiran. Karena ternyata perlengkapan bayi itu terbagi dalam beberapa kategori, yaitu : yang wajib dimiliki, yang tidak wajib dimiliki, yang bisa dibeli nanti dan yang bisa dipinjam dari teman atau saudara. Setelah mendapat daftar panjang dari teman-teman baru deh saya menyortir lagi daftar tersebut dengan mengelompokkan barang mana saja yang bisa dipinjam dan akan dibeli. Ternyata membuat daftar perlengkapan bayi sebelum belanja, sangat membantu.

Yang juga membingungkan adalah memilih tempat belanja perlengkapan bayi. Sebab di Jakarta ini ada baaaaanyak sekali pilihan took yang mejual khusus perlengkapan bayi dari gerai yang ada di mall-mall (tentunya harga lebih tinggi) hingga toko-toko kelas ITC yang harganya bersaing. Akhirnya saya putuskan berbelanja di toko langganan teman yang berlokasi di ITC yang tidak terlalu jauh dari rumah. Berhubung toko tersebut lengkap, maka saya putuskan membelanjakan semua yang ada didaftar pada toko tersebut. Dengan begitu saya mendapat banyak keuntungan, pertama karena kita membeli banyak kita jadi bisa menawar dengan haraga miring pada si penjual. Kedua hemat waktu dan yang terakhir saya jadi tidak tergoda melihat-lihat di toko lain karena budget untuk belanja keperluan bayi sudah saya habiskan disatu toko 🙂 .

Tips Mempersiapkan Perlengkapan Bayi ala New Mom on the Blog:

  1. Buat daftar perlengkapan bayi yang dibutuhkan. Anda bisa meminta dari kerabat atau dari toko perlengkapan bayi. Tanyakan juga pada kerabat dekat anda barang apa saja yang menurut mereka tidak terlalu diperlukan.
  2. Lakukan survey pada teman, saudara, kakak, adik atau tetangga barang-barang apa saja yang bisa dipinjam dari mereka. Nggak perlu gengsi hal seperti ini biasa kok, banyak orang yang dengan senang hati meminjamkan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi karena pertumbuhan bayi begitu cepat. Anda pun akan mengalaminya nanti. Jadi jangan pernah menolak tawaran pinjaman barang dari orang lain.
  3. Pisahkan daftar barang-barang yang dapat dibeli nanti setelah bayi lahir.
  4. Disiplin pada daftar yang sudah dibuat. Utamakan membeli keperluan yang dibutuhkan bayi dibulan-bulan awal kelahirannya.
  5. Pilih perlengkapan yang sesuai dengan gaya hidup anda dan membuat anda merasa lebih nyaman menggunakannya. Sebagai contoh kalau anda merasa lebih sreg memandikan bayi dalam ember besar yang luas anda tidak perlu membeli bak mandi seperti yang dilakukan orang-orang,
  6. Cari referensi toko yang mejual peralatan bayi dengan lengkap dan harga cukup bersaing.
  7. Jangan ragu mendatangi garage sale untuk mencari benda-benda second yang masih layak pakai. Tapi bila membeli barang second anda harus extra teliti memeriksa kondisi barang apakah masih aman dipakai.
  8. Pilih kualitas barang yang baik dan aman untuk bayi.
  9. Jangan membeli pakaian terlalu banyak, karena keluarga dan kerabat biasanya menyenangi memberi hadiah berupa pakaian bayi yang lucu-lucu. Anda bisa menunda untuk membeli pakaian nanti bila tubuh bayi anda sudah bertambah besar dan pakaiannya mulai kesempitan.
  10. Lakukan belanja keperluan bayi ketika tubuh anda fit dan usia kandungan tidak terlalu tua dimana perut sudah mulai berat dan susah jalan.

Jadwal Imunisasi yang Diwajibkan PPI (Program Pengembangan Imunisasi) – Pemerintah RI

>>Lahir : Hepatitis B (I), Polio (I)

>>Antara Lahir s/d 2Bulan : BCG,

>>Usia 1 bulan : Hepatitis B (II)

>>Usia 2 bulan :  DPT (I), Polio (II)

>>Usia 4 bulan :  DPT (II), Polio (III)

>>Usia 6 bulan : DPT (III), Polio (IV)

>>Usia 9 bulan : Campak (I)

>>Usia 18 bulan : DPT (IV), Polio (V)

>>Usia 5 tahun : DPT (V), Polio (VI)

>>Usia 6 tahun : Campak (II)

>>Usia 12 tahun : DT/TT

Jadwal Imunisasi Tambahan yang Dianjurkan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia)

>>Usia 2 bulan : HiB (I)

>>Usia 4 bulan :  HiB (II)

>>Usia 6 bulan : HiB (III)

>>Usia 15 bulan : MMR (I)

>>Usia 18 bulan : HiB (IV)

>>Usia 24 bulan : TifusHepatitis A (I)

>>Usia 30 bulan : Hepatitis A (II)

>>Usia 6 tahun : MMR (II)

>>Usia 10-12 tahun : Varisela/Cacar Air

[sumber buku Panduan Imunisasi — Seri Nakita]